mapLink LIVE
Youtube
mapMisa LIVE STREAMING
Minggu 08.00 Wib
Sep 9 Ditulis oleh 

Santo Petrus Klever

Imam Yesuit dari Spanyol ini lahir di Verdu, Katalonia pada tahun 1581. Selama 40 tahun ia berkarya sebagai misionaris di antara pada budak belian Negro di Kartagena, Kolumbia. Semasa mudanya, ia belajar di Universitas Barcelona. Disini ia berkenalan dengan imam – imam Serikat Yesus dan mulai tertarik dengan cara hidup mereka.

Setelah menyelesaikan studinya di Barcelona, ia masuk novisiat Serikat Yesus di Tarragona pada tahun 1601. Dari sana ia dikirim pembesarnya ke kolose Montesione di Palma Mayorca. Di kolose ini ia bertemu dan bersahabat dengan bruder Alphonsus Rodriquez, penjaga pintu kolose. Bruder inilah yang membimbing dia tentang cara hidup penyangkalan dan penyerahan diri semata – mata kepada Tuhan. Alphonsus jugalah yang mendorong dan menyemangati dia untuk menjadi rasul bagi para budak Negro di Amerika Selatan.

Pada tahun 1610 selagi masih belajar di Seminari, atas permintaannya sendiri Petrus Klever dikirim ke Kartagena, Kolumbia, pantai Utara Amerika Selatan. Kartagena adalah kota pelabuhan yang sangat ramai dan merupakan pintu gerbang masuknya para budak Negro yang didatangkan dari Afrika. Dikota inilah Petrus mengabdikan seluruh hidupnya demi keselamatan para budak Negro yang malang itu.

Di kota Kartagena, Petrus ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1616, disusul kemudian dengan pengikraran kaul kekalnya. Ketika mengucapkan kaul kekalnya, ia menambahkan sebagai kaul keempat suatu janji untuk bekerja semata – mata bagi orang – orang Negro yang dipekerjakan di tambang – tambang emas Kartagena. Dia minta dengan sangat agar tidak dipindahkan ke tempat lain. Sejak saat itu Petrus menjadi “budak para budak” demi keselamatan mereka. Petrus mengabdikan dirinya baik di bidang perawatan kesehatan jasmani maupun jiwanya.

Ia mewartakan Injil dan mengajar mereka tetang kasih Kristus. Dalam 40 tahun karyanya, ia berhasil mempermandikan 300.000, tidak hanya orang – orang Negro tetapi juga para pelaut, pedagang dan para pemimpin – pemimpin kota itu.

Bagi orang – orang yang sakit dan miskin, ia menyediakan obat – obat, makanan dan pakaian. Banyak mukzijat dilakukannya terutama untuk menyembuhkan orang – orang sakit. Mantelnya yang dikenakannya pada sisakit selalu menyemburkan bau harum semerbak dan dapat menyembuhkan mereka.
Tuhan menyertai dan memberkati Petrus dan karyanya. Kesuciannya lambat laun diketahui seluruh penduduk kota. Para pemimpin masyarakat yang semula tidak senang padanya karena usahanya membela para budak itu, mulai tertarik dan mengaguminya.

Petrus kemudian jatuh sakit keras selama 4 tahun dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 8 September 1654, tepat dengan pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Para pemimpin kota memerintahkan agar Petrus Klaver dimakamkan secara meriah atas biaya mereka sendiri.Oleh Paus Leo XIII, Klaver dinyatakan sebagai kudus pada tahun 1888, dan diangkat sebagai pelindung karya misi ditengah dunia Negro.

121 Terakhir diubah pada Senin, 14 September 2020 00:18
Humas

Humas, IT dan Publikasi Gereja Katolik Paroki Santo Joseph

//Pencarian

//Donasi Pembangunan Gereja

//Informasi Terkini

//Jadwal Misa

Misa di Gereja Paroki Santo Joseph Dialihkan ke Gereja Hati Kudus Yesus, Bati

Harian: Senin S/d Jum'at Pukul 17.00 Wib, Sabtu 06.00 Wib

Mingguan: Sabtu 18.00 Wib, Minggu 08.00 Wib

Lihat Peta (Klik Disini)

//Temukan Kami di Facebook

//Download dan Instal

Daftar atau Masuk

Pengumuman!

Misa di Gereja Paroki Santo Joseph Dialihkan ke Gereja Hati Kudus Yesus, Bati
Harian: Senin S/d Jum'at Pukul 17.00 Wib, Sabtu 06.00 Wib
Mingguan: Sabtu 18.00 Wib, Minggu 08.00 Wib

Sekapur Sirih Pastor Paroki

Selamat Datang Di Situs Resmi Paroki Santo Joseph Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri Keuskupan Pangkal Pinang, Situs ini diharapkan menjadi jendela informasi dan wadah pemersatu serta jembatan kasih khususnya dalam penggalangan donasi untuk pembangunan Gereja Paroki Santo Joseph.

Pastor Paroki, RD Kristiono Widodo

holy bible